Kita mengenal Pancasila sebagai akar yang menyambung masa lalu dan masa depan kita bersama,” ucap Nadiem dalam pidatonya pada Rabu (30/9/2020) lewat akun YouTube Kemendikbud RI. Konsep Pancasila sebagai ideologi negara pun mulai dipahami oleh masyarakat Indonesia sejak presiden pertama, Soekarno, membuat sistem pendidikan nasional pada 1950. Dalam buku Kehidupan Masyarakat Pada Masa Praaksara, Masa Hindu Budha, dan Masa Islam (2019) karya Tri Worosetyaningsih, bangsa Indonesia mengakhiri masa praaksara sekitar abad IV Masehi. Prasasti pada Yupa berangka tahun abad V Masehi di Kuati Kalimantan Timur membuktikan bangsa Indonesia telah masuk masa aksara. Pada masa ini, presiden merangkap sebagai perdana menteri, sedangkan DPRS dan MPRS beralih fungsi dari legislatif ke eksekutif. Pada tahun-tahun terakhir kepemimpinan presiden Sukarno, jumlah kabinet membesar, yang pada puncaknya memiliki lebih dari 100 menteri. Terbitnya Supersemar diawali dari gejolak peristiwa G30S atau Gerakan 30 September pada 1 Oktober 1965. Dengan adanya peristiwa tersebut, tentara menuding Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai dalang pembunuhan tujuh jenderal. Kemudian hal tersebut memicu amarah pemuda anti komunis, yang membentuk Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) pada Masa Latar Sejarah Kelahiran Pancasila. 1. Masa Sejarah Awal. Pada masa ini terdapat peninggalan-peninggalan purba yang menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila sudah ada sejak dahulu. Pada masa praaksara sebelum abad ke-3 Masehi, nilai ketuhanan dapat terlihat dari sarana upacara keagamaan, seperti nekara dan gong perunggu. Sedangkan pada masa Orde Baru, warga negara yang baik adalah warga negara yang Pancasilais dan atau manusia pembangunan Maka dari itu, pada pemerintahan Soeharto Pendidikan Kewargaan Negara berganti nama menjadi Pendidikan Moral Pancasila atau PMP yang berisi P4, kependekan dari Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. .

wakapolri dari masa ke masa