Dalambahasa Jepang, masu merupakan bentuk bahasa sopan, sementara jisho-kei merupakan bentuk biasa (informal) atau sering disebut futsuu-kei. Contoh : Ashita Bogor he ikimasu. = Ashita Bogor he iku. Watashi wa gohan wo tabemasu = Watashi wa gohan wo taberu. Nihon go wo benkyoushite imasu = Nihon go wo benkyoushite iru. BacaJuga: 10 Fakta Bahasa Jepang yang Perlu kamu Ketahui! Diantaranya adalah seperti yang akan mimin bahasa dibawah ini. Perhatikan baik-baik ya, akiba-chan dan akiba-kei. 1. YUDERU (茹でる) Istilah memasak dalam bahasa jepang yang pertama adalah Yuderu. Yang artinya merebus. Kata ini digunakan untuk menunjuk kegiatan memasak dengan merebus BahasaJepang Anggota Keluarga. 家族 dibaca “Kazoku” yang Artinya adalah Keluarga. 男 bacanya “Otoko” artinya adalah “laki-laki” sedangkan untuk perempuan disebut 女 atau “Onna”. 父 disebut dengan “chichi” artinya ayah. 母 yang dibaca “haha” memiliki arti “ibu”. 姉 bacanya “ane” berarti “kakak perempuan JenisJenis Olahraga dalam Bahasa Inggris dan Artinya dalam Bahasa Indonesia Ditulis oleh Aan Setyawan Dipublikasikan pada July 28th at 6:32pm. Share : Di bawah ini adalah beberapa jenis olahraga dalam bahasa Inggris dan Katabenda bahasa Jerman dalam bentuk plural (ada lebih dari 1 benda) Nah, tadi kita udah pelajari 3 bentuk artikel pada kata benda bahasa jerman dalam bentuk singular (jika ada hanya 1 benda), jika benda berjumlah lebih dari 1, disebut plural, disimbolkan dengan “pl” dan dibaca die. Dibelakang kata benda itu di tambahkan dengan akhiran > artinya sama dengan “saya”. IMO, penggunaannya tak jauh berbeda dibandingkan dengan “watashi”. Kata Ganti Orang Kedua Bentuk-bentuk Kata Kerja Dalam Bahasa Jepang Dalam bahasa Jepang, kata kerja . Bekerja atau kuliah di Jepang sudah menjadi mimpi sejuta umat. Wajar rasanya jika melihat kualitas pendidikan dan perkembangan ekonomi Jepang yang terus meningkat. Nah, untuk menggapai mimpimu ini, kamu bisa mulai dengan belajar kosakata bahasa Jepang. Contohnya seperti ketika kamu bekerja di Jepang atau di perusahaan Jepang, kamu perlu mengetahui frasa お疲れ様 otsukaresama. Frasa ini adalah ucapan terima kasih dalam bahasa Jepang. Namun, kamu tahu apa arti sebenarnya? Cari tahu di bawah ini, yuk! Arti Otsukaresama Secara harfiah, kata 疲れ tsukare dari frasa お疲れ様 otsukaresama memiliki arti capek atau kecapekan. Sehingga, otsukaresama adalah frasa yang digunakan untuk menunjukkan rasa terima kasih atas kerja keras rekan kerjamu. Tidak hanya dunia bisnis, frasa otsukaresama pun dapat digunakan oleh suatu kelompok yang bergerak ke tujuan yang sama. Contohnya seperti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, grup hobi, dan lain sebagainya. Waktu yang Tepat untuk Mengucapkan Otsukaresama Kamu bisa mengucapkan otsukaresama di beberapa situasi berikut ini 1. Setelah Bekerja Mengucapkan otsukaresama setelah bekerja merupakan situasi yang paling umum. Frasa yang dapat kamu pakai adalah お疲れ様でした otsukaresama deshita yang artinya adalah terima kasih atas usaha dan kerja keras yang diberikan. Frasa otsukaresama deshita merupakan bentuk lampau dari otsukaresama desu. Frasa ini bersifat formal sehingga dapat digunakan siapa pun, baik atasan kepada bawahan atau sebaliknya. お疲れ様でした otsukaresama deshita Terima kasih atas usaha yang diberikan Kata Kerja Dalam Bahasa JepangKata Kerja Dalam Bahasa Jepang – Kata kerja atau predikat merupakan kata yang menjelaskan suatu kegiatan dalam suatu kalimat. Dalam bahasa jepang, kata kerja memiliki beberapa bentuk yang berbeda. Nah, pada kesempatan kali ini akan dipelajari tentang apa saja bentuk kata kerja dalam bahasa jepang dan membuat kalimat menggunakan bahasa jepang, hal penting yang harus diperhatikan adalah bentuk perubahan kata kerja. Agar nantinya kalimat yang dibuat menjadi kalimat yang benar dan mudah sampai terjadi kesalahan dalam penggunaan kata kerja, karena dapat menjadikan kejanggalan atau kalimat tidak memiliki arti sama sekali. Nah, berikut merupakan bentuk-bentuk kata kerja dalam bahasa jepang yang perlu Kata Kerja Godan DoushiKata kerja bahasa jepang yang pertama adalah godan doushi. Kata kerja godan doushi memiliki ciri khusus, yaitu memiliki sembilan bunyi akhiran yang berbeda. Berikut Kerja Akhiran U うContohau 会う = bertemukau 買う = membelitsukau 使う = memakaiwarau 笑う = tertawaIu 言 = berkata;mengatakan;bernamaau 合う = cocok;tepatnarau 習う = belajararau 洗う = mencucisuu 吸う = mengisap;menghirupharau 払う = membayarnuu 縫う = menjahithirou 拾う = memungututau 歌う = menyanyiiwau 祝う = merayakantetsudau 手伝う = membantuchigau 違う = berbedayatou 雇う = mempekerjakanmaniau 間に合う = keburu;tidak terlambatomou 思う = berpikir;berpendapatKata Kerja Akhiran つContohtatsu 立つ = berdirimatsu 待つ = menunggukatsu 勝つ = menangutsu 打つ = memukulwakatsu 別つ = membagikan;membedakanmotsu 持つ = membawaKata Kerja Akhiran Ru るContohhashiru 走る = berlarinoru 乗る = naik Kendaraanagaru 上がる = naik tanggatooru 通る = melewatikaeru 帰る = pulangtoru 取る= mengambiluru 売る = menjualaru ある = adadamaru 黙る = diamtsukuru 作る = membuattōru 通る = melaluiodoru 踊る= menari;berdansakomaru 困る = susah;menemui kesukaranuketoru 受け取る = menerimanakunaru なくなる = meninggal dunianokoru 残る = tingga;sisawakaru 分かる = mengerti;tahuwaru 割る = membagikumoru 曇る = berawanowaru 終わる = selesai;berakhirkaburu かぶる = mengenakan dr atas ke bawahkubaru 配る = membagikankakaru 掛かる = tergantung;memerlukan;memakan waktu/biayasuwaru 座る = dudukhajimaru 始まる = dimulaikiru 切る = memotongiru 要る = memerlukanhairu 入る = masukshiru 知る = tahu;kenalhashiru 走る = larichiru 散る = bertebarannonoshiru ののしる = memakinegiru 値切る = menawar harganejiru ねじる = memutar;memilinkaeru 帰る = pulangteru 照る = bersinarshaberu しゃべる = berbicarasuberu 滑る = meluncur;tergelincirKata Kerja Akhiran Mu むContohyasumu 休む = Istirahatnomu 飲む= minumyomu 読む = membacasumu 住む = tinggalumu 生む = lahiritamu 痛む = sakitnusumu 盗む = mencuritanomu 頼む = meminta;memohonkamu かむ = menggigitKata Kerja Akhiran Nu ぬContohshinu 死ぬ = MatiKata Kerja Akhiran Bu ぶContohtobu 飛ぶ = terbanghakobu 運ぶ = mengangkutasobu 遊ぶ = bermainnarabu 並ぶ = berbaris;berjejererabu 選ぶ = memilihyobu 呼ぶ = memanggilmusubu 結ぶ = mengikatKata Kerja Akhiran Ku くContohiku 行く = pergikaku 書く = menulishiku 引く = menarikkiku 聞く = mendengar;menanyakanaruku 歩く = berjalan kakinaku 泣く = menangisnaku 鳴く = burung bersiultataku たたく = mengetuk;bertepukhataraku 働く = bekerjamigaku 磨く = menggosoktsuku 着く = tiba;sampaifuku 吹く = meniupoku 置く = menaruhnuku 抜く = mencabuthaku はく = mengenakan;memakai sepatu,kaos kaki,celana dsbKata Kerja Akhiran Gu ぐContohkagu 嗅ぐ = Menciumoyogu 泳ぐ = berenangkogu こぐ = mendayungnugu 脱ぐ = menanggalkanisogu 急ぐ = bergegastogu とぐ = mengasah;menggosokKata Kerja Akhiran Su すContohhanasu 話す = berbicara;menceritakannaosu 直す = memperbaiki;mengoreksi;menyembuhkandasu 出す = mengeluarkanotosu 落とす = menjatuhkanosu 押す = mendorongwatasu 渡す = menyerahkantamesu 試す = mencobanokosu 残す = meninggalkan;menyisakankasu 貸す = meminjamkannakusu 無くす = menghilangkan;meniadakankaesu 返す = mengembalikannurasu 濡らす = membasahkanugokasu 動かす = menggerakkan2. Kata Kerja Inchidan DoushiKata kerja dalam bahasa jepang yang kedua adalah kelompok inchidan doushi. Kata kerja inchidan doushi hanya memiliki dua akhiran bunyi, yaituKata Kerja Akhiran Iru いるContohmiru 見る = melihat;menontoniru いる = ada manusia,hewandekiru 出来る = bisatojiru 閉じる = menutupkiru 着る = memakai;mengenakan pakaianokiru 起きる = bangunkariru 借りる = meminjamkoriru 懲りる = kapok;jeraoriru 降りる = turunmochiiru 用いる = memakai;menggunakanochiru 落ちる = jatuhsabiru 錆びる = berkaratshinjiru 信じる = percayasugiru 過ぎる = lewatikiru 生きる = hidupniru 煮る = memasakniru 似る = menyerupai;miriptariru 足りる = cukupshiiru 強いる = memaksaakiru 飽きる =bosan;jemuanjiru 案じる = menguatirkan;memikirkannobiru 伸びる = tertunda;diundur;memanjang;tumbuhKata Kerja Akhiran Eru えるContohtaberu 食べる = makanakeru 開ける = membukaneru 寝る = tidurmieru 見える = terlihat;kelihatanderu 出る = keluaroshieru 教える = mengajarueru 植える = tumbuhshimeru 閉める = menutupsuteru 捨てる = membuangageru 上げる = menaikkan;mengangkathomeru ほめる = memujitomeru 止める = memberhentikan;menyetoptateru 立てる = mendirikanwasureru 忘れる = lupa;melupakankakeru 掛ける = menggantungkantasukeru 助ける = menolongmiseru 見せる = memperlihatkantsukareru 疲れる = capek;lelahkazoeru 数える = menghitungkaeru 変える = menukartakuwaeru 貯える = menabungatsumeru 集める = mengumpulkaneru 得る = memperoleh;mendapatumareru 生まれる = lahirnaraberu 並べる = menyusun;membariskankotaeru 答える = menjawabtsukamaeru 捕まえる = menangkaptsuzukeru 続ける = melanjutkan;meneruskanwakareru 別れる = berpisahmukaeru 迎える = menjemput;menyambutnagareru 流れる = mengalirshiraberu 調べる = memeriksawakeru 分ける = membagikanoboeru 覚える = mengingat;menghafalkuraberu 比べる = membandingkandekakeru 出かける = keluar;perginureru ぬれる = basahhaeru 生える = tumbuhhajimeru 始める = memulaikangaeru 考える = berpikir;berpendapat;mengira3. Kata Kerja Kahen DōshiBentuk kata kerja ini hanya ada satu kata yaitu kuru 来る = datang4. Kata Kerja Fukisoku DoushiKata kerja dalam bahasa jepang yang ketiga adalah fokusoku doushi. Kata kerja ini hanya memiliki akhiran bunyi saja yaitu, suru する melakukan. Bentuk kata kerja ini digunakan untuk kata kerja yang berasal dari kata kerja atau merubah kata benda menjadi kata suru 勉 強する = belajarsetsumei suru 説 明する = menerangkanDemikianlah pembahasan mengenai kata kerja dalam bahasa jepang dan artinya. Semoga bermanfaat dalam belajar bahasa Juga Partikel Kalimat Bahasa Jepang Dan ContohnyaKata Benda Dalam Bahasa Jepang Dan ArtinyaKata Sifat Dalam Bahasa Jepang KeiyoushiNama-Nama Bulan Dalam bahasa JepangNama Hari Dalam Bahasa Jepang Dan Artinya Berikut ini adalah 20 contoh kata kerja dalam bahasa Jepang lengkap dengan artinya. - Kids, apa saja yang kamu ketahui tentang kata kerja? Benar sekali, ada beragam kata kerja di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Salah satunya adalah membaca. Namun, bagaimana jika kata kerja tersebut diubah menjadi bahasa Jepang? Nah, kali ini GridKids akan mengajak kalian belajar tentang bahasa Jepang, ya. Pembelajaran kali ini akan membahas tentang 20 contoh kata kerja dalam bahasa Jepang. Kata kerja sendiri digunakan untuk menggambarkan proses kegiatan. Setiap kata kerja akan memiliki makna perbuatan atau tindakan yang dilakukan makhluk hidup. Kata kerja sendiri memiliki fungsi sebagai predikat dalam sebuah sintaksis kalimat. Lantas, apa saja contoh kata kerja dalam bahasa Jepang? Yuk, kita simak satu per satu. 1. Kamu = Mengunyah Baca Juga 16 Kalimat Sapaan dalam Bahasa Jepang, dari Selamat Pagi hingga Berpamitan 2. Suraisu = Mengiris Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan Dasar Konjugasi Kata Kerja dalam Bahasa Jepang Bahasa Jepang adalah bahasa yang memiliki tata bahasa yang agak berbeda dengan Bahasa Indonesia. Salah satunya adalah konjugasi kata kerja. Dalam Bahasa Jepang, konjugasi kata kerja dibagi menjadi tiga macam yaitu kata kerja dasar ichidan dan godan, kata kerja bantu auxiliary verb, dan kata kerja tidak beraturan irregular verb. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang konjugasi kata kerja dasar dalam Bahasa Jepang. Kata kerja dasar dalam Bahasa Jepang terbagi menjadi dua kelompok besar yaitu kata kerja ichidan dan godan. Kata kerja ichidan adalah kata kerja yang diakhiri dengan bunyi “iru” dan “eru”. Sedangkan kata kerja godan adalah kata kerja yang diakhiri dengan huruf bunyi “u” baik dalam hiragana atau kanji. Berikut adalah tabel konjugasi dari kata kerja dasar dalam Bahasa Jepang Pada tabel di atas terlihat bahwa kata kerja ichidan tidak memerlukan perubahan pada akhiran. Hal ini juga berlaku apabila kata kerja ichidan tersebut digunakan dalam bentuk negatif maupun bentuk lampau. Contoh kata kerja ichidan adalah “taberu” makan, “miru” melihat, dan “kiku” mendengar. Sedangkan kata kerja godan memiliki beberapa pola konjugasi yang bisa dilihat pada tabel di atas. Untuk kata kerja yang diakhiri dengan huruf bunyi “u”, pembentukan bentuk pola dasar dilakukan dengan cara menghilangkan huruf “u” pada akhir kata dan menggantinya dengan a-i-u-e-o. Ada beberapa pengecualian dalam pembentukan pola dasar kata kerja godan yaitu misalnya kata kerja “ku” menyukai dan “tsuku” menyalakan yang tidak mengikuti pola konjugasi godan yang lazim. Contoh kata kerja godan dalam bahasa Jepang adalah “taberu” makan, “miru” melihat, dan “kiku” mendengar. Selain itu, dalam Bahasa Jepang juga terdapat beberapa kata kerja yang tidak mengikuti pola konjugasi ichidan atau godan. Kata kerja ini disebut dengan kata kerja tidak beraturan. Salah satu contohnya adalah kata kerja “suru” yang artinya “melakukan”. Bentuk lampau dari kata kerja “suru” adalah “shita” bukan “surimashita” atau “surita”. Itulah pembahasan mengenai dasar konjugasi kata kerja dalam Bahasa Jepang. Dalam mempelajari konjugasi kata kerja dalam Bahasa Jepang, memang diperlukan waktu dan kesabaran. Namun dengan memahami dasar-dasar konjugasi kata kerja, kita bisa melakukan percakapan dengan Bahasa Jepang dengan lebih lancar dan menambah kosa kata kita. Semoga pembahasan kali ini dapat menjadi referensi berharga bagi pembaca yang hendak belajar Bahasa Jepang. Kata Kerja Berdasarkan Tingkat Formalitas dalam Bahasa Jepang Dalam bahasa Jepang, terdapat banyak kata kerja yang digunakan sesuai dengan tingkat formalitas atau sopan-santun dalam suatu situasi. Pengetahuan tentang kata kerja berdasarkan tingkat formalitas sangat berguna dalam berkomunikasi dengan orang Jepang atau dalam situasi formal seperti job interview atau rapat bisnis. Berikut contoh kata kerja berdasarkan tingkat formalitas dalam bahasa Jepang 1. Kata Kerja Formal Tebanashii2. Kata Kerja Biasa Tebanashi1. Taberu 食べる2. Nomeru 飲める3. Kuu 喰う4. Kawaru 変わる5. Ajiwau 味わう1. Struktur Kalimat Verbal Polite Teineigo2. Struktur Kalimat Verbal Non-Polite Muzukashīgo3. Struktur Kalimat Dengan Kata Kerja Suru’4. Struktur Kalimat Dengan Kata Kerja Iku’5. Struktur Kalimat Dengan Kata Kerja Kuru’ 1. Kata Kerja Formal Tebanashii Kata kerja formal tebanashii digunakan dalam situasi formal dan resmi seperti rapat bisnis, wawancara pekerjaan, atau presentasi. Contoh kata kerja formal ini antara lain 伺う ukagau – memohon dalam artian permisi 拝見する haiken suru – melihat / melihat serius dalam artian menyimak 拝聴する haichou suru – mendengar, mendengarkan dengan penuh hormat 存じ上げる zonjiiageru – menghargai, menyatakan penghargaan 2. Kata Kerja Biasa Tebanashi Kata kerja biasa tebanashi digunakan dalam situasi santai atau tidak resmi seperti berbicara dengan teman atau pasangan. Contoh kata kerja biasa ini antara lain 話す hanasu – berbicara 食べる taberu – makan 寝る neru – tidur 歩く aruku – berjalan Terlepas dari situasi formal atau santai, kata kerja dalam bahasa Jepang juga memiliki perbedaan tingkat sopan-santun berdasarkan tingkat keakraban antara pembicara. Kata kerja yang sopan biasanya ditambahkan dengan akhiran -masu, sedangkan kata kerja yang tidak sopan biasanya dilafalkan dengan akhiran ~u. Contohnya adalah 行きます ikimasu – pergi tingkat sopan 行く iku – pergi tingkat informal 飲みます nomimasu – minum tingkat sopan 飲む nomu – minum tingkat informal Jika kamu tidak yakin dengan tingkat formalitas, ada baiknya untuk menggunakan kata-kata yang lebih sopan dan menghindari kata-kata yang terlalu santai dalam pembicaraan dengan orang yang belum kamu kenal. Daftar Kata Kerja untuk Membicarakan Aktivitas Sehari-hari dalam Bahasa Jepang Dalam bahasa Jepang, kata kerja sangat penting untuk digunakan dalam percakapan sehari-hari. Tentunya, jika kamu ingin mempelajari bahasa Jepang, kamu perlu mengetahui kumpulan kata kerja dalam bahasa Jepang. Berikut ini adalah daftar kata kerja untuk membicarakan aktivitas sehari-hari dalam bahasa Jepang. 1. 食べる taberu – Makan Kata kerja taberu berarti makan dalam bahasa Jepang. Kamu dapat menggunakannya dalam kalimat seperti “私は昼ごはんに寿司を食べました” Watashi wa hirugohan ni sushi o tabemashita yang berarti “Saya makan sushi untuk makan siang”. 2. 寝る neru – Tidur Kata kerja neru memiliki arti tidur dalam bahasa Jepang. Kamu bisa menggunakan kalimat seperti “私は毎晩10時に寝ます” Watashi wa maiban juuji ni nemasu yang berarti “Saya tidur setiap malam jam 10”. 3. 運転する unten suru – Mengemudi Kata kerja unten suru berarti mengemudi dalam bahasa Jepang. Jepang sangat dikenal dengan teknologi mobil dan semua benda listriknya. Kamu bisa menggunakan kalimat seperti “私は車を運転します” Watashi wa kuruma o unten shimasu yang berarti “Saya mengemudi mobil”. Jika kamu melihat satu kata kerja “suru” pada akhir kata benda, maka itu berarti “melakukan atau melakukan sesuatu”. Contohnya, “買い物する” kaimono suru berarti “berbelanja”. H3>4. 歩く aruku – Berjalan Kaki Kata kerja aruku berarti berjalan kaki dalam bahasa Jepang. Kamu bisa menggunakan kalimat seperti “私は毎日20分ぐらい歩きます” Watashi wa mainichi nijuppun gurai arukimasu yang artinya adalah “Saya berjalan kaki sekitar 20 menit setiap hari”. 5. 見る miru – Melihat atau Menonton Kata kerja miru berarti melihat atau menonton dalam bahasa Jepang. Kamu bisa menggunakan kalimat seperti “私は昨晩テレビでドラマを見ました” Watashi wa sakuban terebi de dorama o mimashita yang berarti “Saya menonton drama di televisi tadi malam”. Itulah daftar kata kerja untuk membicarakan aktivitas sehari-hari dalam bahasa Jepang. Kamu perlu meluangkan waktu untuk mempelajari kosakata dalam bahasa Jepang untuk bisa lancar dalam percakapan sehari-hari. Selain itu, kamu juga dapat mempraktikkan skill percakapan dengan mengikuti kursus bahasa Jepang atau dengan mengajak teman berbicara dalam bahasa Jepang. Selamat belajar! Kata Kerja yang Sering Digunakan dalam Bahasa Jepang untuk Berbicara tentang Makanan Makanan adalah hal yang tak bisa dipisahkan dalam budaya Jepang. Bahkan, pengalaman kuliner Jepang bisa membuat semua orang merasa menjadi ahli makanan. Dalam pembicaraan sehari-hari, terdapat beberapa kata kerja yang sering digunakan dalam bahasa Jepang untuk berbicara tentang makanan. Berikut beberapa di antaranya 1. Taberu 食べる Kata kerja ini artinya “makan”, dan pasti sering terdengar di antara percakapan sehari-hari. Seperti halnya bahasa Indonesia, dalam bahasa Jepang pun ada banyak kata kerja yang bisa digunakan sebagai sinonim dari kata “makan”. Namun, kata kerja taberu adalah yang paling umum digunakan. 2. Nomeru 飲める Kata kerja ini digunakan ketika seseorang meminum sesuatu, terutama ketika minuman tersebut memiliki volume cairan yang cukup banyak. Kata ini artinya “meminum”, bisa menjadi sinonim dari kata kerja “minum” pada bahasa Indonesia. 3. Kuu 喰う Selain taberu, kata kerja kuu juga bisa digunakan untuk makan. Bedanya, kata ini lebih sering digunakan ketika makanan yang dimaksud adalah makanan yang sederhana atau makanan yang dijual di pinggir jalan, seperti makanan cepat saji atau makanan jajanan tradisional. 4. Kawaru 変わる Kata kerja ini artinya “berubah”. Dalam percakapan tentang makanan, kata kerja kawaru sering digunakan ketika membicarakan perubahan cita rasa makanan. Pada bahasa Indonesia kata jawabannya, variasi rasa atau variasi bahan. Perubahan ini bisa terjadi karena pengaruh pengolahan makanan atau kombinasi bahan-bahan yang berbeda. Ketika sedang mempertimbangkan untuk mencoba makan di restoran tertentu, biasanya orang Jepang akan bertanya “chuumon-sho wa kawatte imasu ka?” artinya “daftar menu telah berubah belakangan ini?”. 5. Ajiwau 味わう Ajiwau artinya “menikmati rasa”. Jika seseorang katakan bahwa dia sedang menikmati rasa dari makanan yang dimakannya, maka dia menggunakan kata kerja ini. Kata kerja ajiwau lebih banyak digunakan dalam percakapan formal, terutama ketika menambahkan ungkapan “dengan hati-hati.” Kata kerja ini lebih menekankan pada selera dari makanan yang dimakan, bukan hanya sekedar mengunyah dan memakan makanan tersebut. Demikianlah beberapa kata kerja yang sering digunakan dalam bahasa Jepang untuk berbicara tentang makanan. Anda bisa mencoba untuk menggunakannya ketika Anda sedang berbicara dengan rekan bisnis atau teman Jepang Anda setelah Anda selesai mencicipi berbagai makanan enak di restoran Jepang. Selamat mencoba! Struktur Kalimat dengan Kata Kerja dalam Bahasa Jepang Bahasa Jepang adalah bahasa yang berbeda dari bahasa-bahasa lainnya, termasuk dalam struktur kalimatnya. Dalam bahasa Jepang, kata kerja biasanya ditempatkan di akhir kalimat atau klausa, sedangkan subjek ditempatkan di awal kalimat atau klausa. Oleh karena itu, struktur kalimat dengan kata kerja dalam bahasa Jepang seharusnya diperhatikan secara cermat untuk bisa menguasai bahasa ini dengan baik. 1. Struktur Kalimat Verbal Polite Teineigo Pertama-tama, kita akan membahas tentang struktur kalimat dengan kata kerja polos dalam bahasa Jepang. Kata kerja polos biasanya diakhiri dengan bunyi -u’. Contohnya seperti kata kerja taberu’ yang artinya makan’, atau iku’ yang artinya pergi’. Polite adalah kata kerja yang digunakan dalam percakapan resmi atau sopan. Struktur kalimat polite dalam bahasa Jepang adalah [subyek] wa [penjelas] [kata kerja bentuk polite]. Contoh kalimatnya adalah Watashi wa sushi wo tabemasu. Artinya Saya makan sushi’. 2. Struktur Kalimat Verbal Non-Polite Muzukashīgo Untuk struktur kalimat non-polite dalam bahasa Jepang, strukturnya adalah [subyek] ga [kata kerja bentuk non-polite]. Contoh kalimatnya adalah Watashi ga sushi wo taberu. Artinya Saya makan sushi’. Perbedaan dari kalimat polite dan non-polite hanya terletak pada kata kerja yang digunakan. 3. Struktur Kalimat Dengan Kata Kerja Suru’ Suru’ adalah kata kerja dalam bahasa Jepang yang artinya melakukan’, dan biasanya digunakan untuk menyatakan suatu aktivitas atau pekerjaan. Struktur kalimat dengan kata kerja suru’ adalah [subyek] wa [aktivitas] wo suru. Contoh kalimatnya adalah Watashi wa eigo benkyou wo suru. Artinya Saya belajar bahasa Inggris’. 4. Struktur Kalimat Dengan Kata Kerja Iku’ Iku’ adalah kata kerja dalam bahasa Jepang yang artinya pergi’. Struktur kalimat dengan kata kerja iku’ adalah [subyek] wa [tujuan] ni iku. Contoh kalimatnya adalah Watashi wa gakkou ni iku. Artinya Saya pergi ke sekolah’. 5. Struktur Kalimat Dengan Kata Kerja Kuru’ Kuru’ adalah kata kerja dalam bahasa Jepang yang artinya datang’. Struktur kalimat dengan kata kerja kuru’ adalah [subyek] wa [asal] kara kuru. Contoh kalimatnya adalah Tomodachi wa amerika kara kimasu. Artinya Teman saya datang dari Amerika’. Dalam bahasa Jepang, struktur kalimat dengan kata kerja sangat penting untuk diperhatikan karena bisa mempengaruhi arti suatu kalimat dan membuat kalimat menjadi bermakna. Karenanya, jika ingin mahir berbahasa Jepang, perlu belajar dan memahami struktur kalimat dengan kata kerja dengan benar. Post Views 9

kata kerja dalam bahasa jepang dan artinya