Begitu penting dan dalamnya makna umpama dan umpasa batak toba sehingga di setiap acara adat, pasti ada paling tidak salah satu di antara umpama atau umpasa yang diucapkan. Dan bila umpasa yang diucapkan adalah suatu harapan yang juga menjadi harapan dari para hadirin, maka semua akan berkata “ima tutu” (semoga demikian)
Umpasa sering diucapkan oleh orang Batak dalam berbagai situasi, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga upacara adat. Umpasa Batak sering mengandung pesan moral dan mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang baik. Berikut adalah contoh umpasa Batak yang bisa Anda pelajari dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari: Ruma ijuk tu ruma gorga,
Jurnal Lektur Keagamaan ISSN: 2620-522X (online), ISSN: 1693-7139 (print), DOI: 10.31291/jlka, Accreditation Number: No. 34/E/KPT/2018 (SINTA 2) is a scholarly journal published twice a year (June and December) by the Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Center for Research and Development of
Foto Caption: Foto Acara Toga Sijabat. Umpasa Batak adalah sebuah pepatah atau peribahasa yang sering digunakan oleh orang Batak untuk memberikan motivasi atau nasihat kepada orang lain. Umpasa Batak memiliki arti yang dalam dan makna yang penuh dengan kebijaksanaan.
3. Umpasa Batak Pernikahan : Dalam Rangka Melamar. Bulu na matoras denggan ma i behenon hite, Angka Naposo naung matoras, Denggan ma i mardongan saripe. Maksudnya : Orang yang sudah dewasa, seharusnyalah menikah atau dinikahkan. Timbo bulung botik binot paet, Buni pe parsisiraan binoto do assim na. Maksudnya : Kami sudah maklum maksud dan
Falsafah, Umpasa, Umpama Batak. (Hormatan do natua-tua dohot angka raja). Sada pe namanghatahon Sudema dapotan Uli. (Unang maharaphu tu dongan). (Unang sai jujur-jujuri salani dongan, alai bolushon ma). (Dame ma). (Bertanggung-jawab). UMPASA NI NAPOSO BULUNG.
.
umpasa batak toba dan artinya