Lukisanlukisan itu merupakan karya perupa Tisna Sanjaya yang pada Agustus 2009 dikuburkan di Pantai Sanur dalam event Sanur Village Festival. Semua lukisan bergaya abstrak, dengan dominasi warna hitam, yang menciptakan ilusi tentang ombak dan kesuraman. Seniman asal Bandung itu membongkarnya kembali untuk Festival Seni Kontemporer bertajuk
Reonites. Dapatkan komik J.I.T.U. volume ke-2 Special Premiere Edition dengan cover exclusive karya Chris Lie + Sertifikat Keaslian yang cuma bisa kamu dapatkan di acara re:ON Year End Launching, hari Minggu tanggal 16 Desember 2018 pukul 14.00 -
GandangTasa Kreasi di Pantai Gandoriah.14 Desember 2019. Dan Acara Puncak Hari Nusantara di pantai Gandoriah. Dalam acara ini, netizen yang hadir juga diperkenalkan tentang laut sebagai sumber potensial dan perekat budaya maritim serta didorong kembali untuk mengembangan berbagai industri kelautan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi
SaranghaeyoIndonesia 2022 akan digelar 10 Desember 2022 di Jakarta. SUARA.COM Untuk acara konser sendiri akan dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta. di tahun 2019 di Indonesia. Mereka juga menjadi promotor untuk acara fans meeting Park Bo Gum, So Ji Sub, Lee Dong Wook di tahun 2019 di Indonesia.
Sebagaitindak lanjut kerjasama antara Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti (FTI Usakti) dengan PT Indonesia Power, Wakil Dekan IV FTI Usakti pada tanggal 16 Desember 2019 menghadiri acara Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Senayan dan Peresmian IP Academy. Acara dihadiri oleh pimpinan induk perusahaan, yaitu Pjs.
Dalamkesempatan wawancara dengan awak media selesai acara, Ir. H. Hendri Atrimus, MBA. Sebagai Tenaga Ahli Anggota DPRRI komisi V Fraksi PKS dari NTB Suryadi Jaya Purnama, menyatakan bahwa pemda harus proaktif melakukan koordinasi dan bersinergi dengan wakilnya di Senayan dalam setiap kesempatan.
. JAKARTA, - Kabar baik untuk para penggemar BTS, koleksi kartun BT21 pertama kalinya hadir di Indonesia dalam bentuk Pop up Shop. Untuk kamu penggemar BTS, pasti sudah tak asing lagi dengan kartun BT21. Kartun yang beranggotakan Chimmy, Koya, Tata, RJ, Shooky, Mang, Van, dan Cooky rancangan boyband asal Korea ini hadir di Indonesia tepatnya di Senayan City dari 7 Desember 2019 - 12 Januari 2020."Kami melihat banyaknya penggemar dari BT21 dan juga melihat animo yang besar melalui postingan dari akun instagram senayancity. Responnya bukan cuma Jakarta, tapi juga ada dari luar Jakarta untuk hadir di acara ini," ungkap Jaclyn Halim, General Manager Leasing and Marketing Senayan City. Kehadiran BT21 ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Senayan City dengan Play Line Friends, yang mempersembahkan "A Winter's Tale". Acara ini menghadirkan beragam keseruan, mulai dari dekorasi akhir tahun yang semarak, pohon Natal raksasa yang menjulang setinggi 13 meter di tengah Main Atrium berhiaskan karakter BT21, dan BT21 Room Experience di mana pengunjung dapat mengabadikan moment bersama tujuh karakter Yavin BT21 di Senayan CitySelain dimeriahkan oleh maskot BT21 yang bisa dinikmati dari tanggal 7 – 9 Desember 2019, pengunjung juga dapat berbelanja merchandise resmi Line Friends di Play Line Friends Pop-up Shop. "Merchandise BT21 yang dijual di sini, mulai dari boneka figur BT21, inventory, mainan, serta berbagai barang elektronik dengan harga dari Rp - Rp 1,2 juta," kata Brian Lee, Operation Play Line Friend. Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat memberikan kesan kehangatan momen libur Natal dan Tahun Baru. “Kami ingin menyampaikan pesan kehangatan dan memberikan kebahagian untuk para pengunjung di Senayan City,” ungkap Jaclyn dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu 7/12. Ia juga berharap akan ada peningkatan pengunjung di Senayan City sekitar 30 - 40 persen. "Di hari biasa pengunjung Senayan City berkisar 85 ribu dan dengan adanya serangkaian acara ini diharapkan akan meningkat sampai 120 ribu pengunjung," kata Jaclyn. Antusiasme Pengunjung
Suasana di Acara Art Jakarta 2019 di JCC Senayan yang digelar 30 Agustus - 1 September 2019. Foto Dok. Art JakartaAcara pameran karya seni terbesar di Indonesia bertajuk 'Art Jakarta 2019' telah lokasi dari Pasific Place ke Jakarta Convention Center JCC Senayan, Jakarta Pusat, sepertinya berhasil menarik minat pecinta di Acara Art Jakarta 2019 di JCC Senayan yang digelar 30 Agustus - 1 September 2019. Foto Dok. Art JakartaYa, digelar selama tiga hari di JCC Senayan mulai 30 Agustus hingga 1 September 2019, acara ini sukses menggaet lebih dari 39 ribu acara ini, hadir pula beberapa kolektor terkenal dari luar negeri, seperti Alain Servais Belgia dan Rudy Tseng Taiwan.Suasana di Acara Art Jakarta 2019 di JCC Senayan yang digelar 30 Agustus - 1 September 2019. Foto Dok. Art JakartaDirektur Artistik dari the Jim Thompson Art Centre Gridthiya Gaweewong, Direktur Kekuratoran dari Singapore Art Museum June Yap, Kepala Kurator dari the Mori Museum Mami Kataoka, dan Kepala Kurator dari M+ Pauline J. Yao merupakan beberapa dari sebagian perwakilan museum ternama dari Asia yang menghadiri 'Art Jakarta 2019'.Di tahun ini, semangat 'gotong royong' tampak begitu terasa dari kemeriahan acara pameran karya seni tersebut. Beragam kolaborasi dari penikmat seni dengan organisasi atau institusi menyatu di 'Art Jakarta 2019'.Suasana di Acara Art Jakarta 2019 di JCC Senayan yang digelar 30 Agustus - 1 September 2019. Foto Dok. Art Jakarta"Kekuatan dunia seni Indonesia adalah 'gotong-royong' atau semangat komunitas. Hal ini menjadikan Art Jakarta memiliki identitas yang kuat dengan karakter ke-Indonesiaan, yang selama acara berlangsung diterjemahkan menjadi pengalaman yang unik bagi bagi pengunjung," kata Tom Tandio selaku Direktur Pameran 'Art Jakarta 2019' berdasarkan keterangan tertulis yang diterima perubahan yang dilakukan tim penyelenggara di tahun ini diharapkan dapat menjadi dorongan untuk acara Art Jakarta di tahun 2020.'Art Jakarta 2019' sendiri menampilkan 7 program utama, 70 galeri Indonesia dan internasional, 21 komunitas seni, serta 10 instalasi di Acara Art Jakarta 2019 di JCC Senayan yang digelar 30 Agustus - 1 September 2019. Foto Dok. Art Jakarta
Jakarta Salah satu penonton Musikologi 2019, Rivaldi Arya menceritakan kronologi kerusuhan yang terjadi di acara tersebut yang digelar di Senayan, Jakarta pada Sabtu 30 November 2019 di Senayan, Jakarta. Hal itu dia ungkapkan lewat akun twitternya adminakunhoax. "Ini terlalu extream. Musikologi 2019 endingnya menyedihkan. Duo Disjoki Feel Koplo enggak jadi manggung, penonton enggak bisa ketahan emosinya," kata Rivaldi lewat akun twitternya. Rivaldi mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan emosi penonton meluap. Hal pertama yang memicu emosi penonton, menurutnya, lantaran acara musik yang diselenggarakan tidak sesuai jadwal alias ngaret. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? "Pas sore saja ngaretnya sampai sejam. Gimana mereka enggak emosi," paparnya. Dia mencontohkan salah satu pengisi acara, Jason Ranti, yang menurut jadwal akan tampil pukul WIB. Namun kenyataannya, kata Rivaldi, Jason Ranti baru naik panggung sekitar pukul WIB. Tampaknya bukan hanya Rivaldi yang kecewa. Grup musik Fourtwnty yang seharusnya tampil di acara tersebut memutuskan untuk membatalkan konser malam karena waktu tak sesuai perjanjian. Kerusuhan di konser musikologi Foto dok. twitter adminakunhoax Begitupun Duo Disjoki Feel Koplo yang dijadwalkan tampil di acara puncak. Menurut Rivaldi, saat Feel Koplo mulai naik pentas untuk beraksi, panitia tiba-tiba mematikan lampu dan mengungumkan acara diakhiri secara sepihak. Sontak saja suasana semakin memanas. "Di sinilah kejadian chaos mulai terjadi. Penonton mulai lempar segala sesuatu ke atas panggung, pagar di rubuhin, sound dan alat musik yang ada di panggung dihancurin, ruang panitia diobrak-abrik," sambung dia. Menurut Rivaldi, penonton yang datang langsung meneriaki panitia buat bertanggung jawab. Sebagian lainnya melempar botol, merusak sound system dan membakar tenda panitia. "Mungkin gue mau mewajarkan sih kalo pada emosi. Tapi enggak gini deh caranya mereka protes," tukas Rivaldi. Kerusuhan di konser musikologi Foto dok. twitter adminakunhoax Kerusuhan yang terjadi juga dibenarkan vokalis band Seringai, Arian Arifin. Arian mengatakan, pihaknya bahkan menjadi korban dari agenda musik yang berjalan lelet dan tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya oleh penyelenggara. "Iya. acara ngaret 2 jam. Seringai mustinya main jam 21 45 WIB, akhirnya main jam WIB? Setlist kami cut jadi 30 menit seharusnya 1 jam, tapi pas di atas masih diminta di-cut," kata Arian, melalui cuitan twitternya aparatmati pada Minggu, 1 Desember 2019. Meski merasa kesal dengan pihak penyelenggara, namun Arian menyayangkan aksi rusuh yang dilakukan massa. Menurutnya hal itu tidak boleh terjadi. "Tapi bagaimanapun se-chaos apapun event festival gue sih enggak ngebenerin crowd yang ngancurin stage, sound system, bakar tenda, dan lainnya. yang rugi pada akhirnya juga fans musik, izin event jadi bisa dipersulit juga kan," tandasnya. Musikologi adalah event tahunan yang sudah berjalan lebih dari lima tahun. Tahun ini Musikologi yang mengangkat tema Musik Sebagai Pemersatu Bangsa menampilkan sederet musisi Tanah Air seperti Fourtwnty, Kunto aji, Nosstress, Jason ranti, Iksan skuter, Amigdala, Rubah di Selatan, Seringai dan lainnya.
Penampilan Didi Kempot menghibur Sobat Ambyar pada peringatan Harlah Fraksi PKB DPR ke-20 di DPR RI, Jakarta, Kamis 31/10/2019. Foto Fanny Kusumawardhani/kumparanTahun ini, Indonesia kedatangan banyak musisi internasional, seperti EXO, Why Don't We, dan Backstreet Boys. Di penghujung tahun, masih banyak acara musik keren yang akan dari musisi lokal sampai internasional siap untuk menggelar pertunjukan. Berikut adalah lima acara musik yang wajib disambangi dan tentunya sayang untuk dilewatkan di bulan musik seru di Desember 2019 Foto Sabryna Putri MuviolaBoyz II Men. Foto Instagram/boyziimenGrup vokal asal Amerika Serikat ini amat terkenal di era '90-an. Banyak lagu-lagu mereka yang melegenda hingga sekarang, seperti 'End of the Road', 'On Bended Knee', dan 'I'll Make Love to You'.Tahun ini, Boyz II Men menggelar tur di kawasan Asia dan Indonesia menjadi salah satu destinasi. Konser mereka nantinya akan digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan, pada 4 yang tertarik untuk menonton, kalian masih bisa membeli tiket di berbagai platform digital. Harga tiket dimulai dari Rp kategori Purple Tribune Left dan Red Tribune Right, Rp untuk Yellow Tribune Center, Rp untuk Gold, dan Rp untuk Didi Kempot tampil membawakan sejumlah lagu hits-nya pada hari pertama Synchronize Fest 2019 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat 4/10/2019. Foto ANTARA FOTO/Muhammad AdimajaNama Didi Kempot masih menjadi panutan bagi generasi milenial sebagai 'The Godfather of Broken Heart'. Fans Didi Kempot yang menyebut diri mereka sebagai Sobat Ambyar, kian bertebaran di di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Didi siap mengelar konser bertajuk 'The Lord of Loro Ati'. Konser tersebut takan digelar pada 6 Desember berdansa dengan lagu-lagu cinta khas Didi Kempot, seperti 'Banyu Langit', 'Sewu Kutho', dan 'Pamer Bojo'. Oh, ya, tiket konser ini dihargai sebesar Rp 350 di acara Hypeday K City Camp 2018’ di Istora Senayan, Jakarta, Minggu 9/12. Foto Fauzan Dwi Anangga/kumparanSetelah EXO, pecinta K-Pop bisa kembali menonton girlband idola asal Korea Selatan, GFriend, yang siap menyambangi Indonesia di festival Oh My Gig! pada 7 Desember mendatang. Festival tersebut rencananya akan digelar di Plaza Parkir Timur, GBK, Jakarta Selatan, pada 7-8 GFriend, ada banyak musisi Indonesia yang akan menyemarakkan acara, yakni Armada, Pusakata, dan RAN. Ada pula dua band reuni yang siap tampil, yakni Padi Reborn dan Killing Me Inside line up yang banyak dan beragam, harga tiket untuk konser ini tergolong murah, dan dibeli pakai Blues International Festival JBIFThe Calling. Dok Instagram thecallingmusicDi tengah gempuran musik folk di era modern, musik blues nyatanya masih memiliki pangsa pasar tersendiri. Salah satu festival blues terbesar di Indonesia, Jakarta Blues International Festival JBIF, rencananya siap digelar di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta Selatan, pada 7-8 enam musisi internasional yang akan tampil di acara itu, yakni Paul Gilbert daei Mr Big, Ken Hensley, The Calling, Ron Bumblefoot eks Guns N' Roses, Miguel Balaguer, dan Shun Kikuta. Banyak musisi Indonesia juga siap untuk unjuk gigi, seperti The Rollies, Gugun Blues Shelter, Adrian Adioetomo, Blues Libre, Edwin Marshall Project, Voxa, dan masih banyak adalah satu festival tahunan yang tidak boleh dilewatkan oleh pecinta musik blues dan rock n roll. Banyaknya musisi internasional yang hadir pun membuat festival ini amat layak untuk dinanti. Tiketnya sendiri Rp 575 ribu hingga Rp 1 jutaDjakarta Warehouse Project DWPKemeriahan penampilan R3hab di DWP Foto Fitra Andrianto/kumparanParty people! Siap-siap berpesta di penghujung tahun 2019 bersama Djakarta Warehouse Project DWP. Festival EDM terbesar di Indonesia itu siap untuk digelar di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, selama tiga hari, yakni 13, 14, dan 15 biasa, DWP menghadirkan banyak musisi internasional keren seperti Calvin Harris, Disclosure, Martin Garrix, Skrillex, dan Zedd. Ada pula si DJ kocak, Salvatore Gannaci, duo hardstyle asal Belanda, Yellow Claw, dan masih banyak musisi Indonesia turut meramaikan DWP, mulai dari Sihk, hingga Andre Dunant. Untuk tiket, harga dimulai dari Rp 750 ribu hingga Rp
acara di senayan desember 2019